Monday, November 29, 2021

manfaat obeng ketok dan langkah mengunakannya

Obeng ketok sering memiliki banyak nama selagi digunakan di bengkel, tersedia yang menyebutnya bersama sebutan obeng gedor dan tersedia pula yang menyebutnya bersama sebutan obeng pukul. Obeng ketok memiliki nama tehnik yang disebut bersama Impact driver.

Obeng ketok memiliki wujud seperti selongsong yang terbuat dari bahan logam bersama bobot yang memadai berat. Dibagian dalamnya terdapat mekanisme penggerak yang akan menghasilkan style rotasi (berputar) dan benar-benar kuat ketika bagian belakangnya dipukul bersama palu.

Pada bagian depan obeng ketok ini terdapat sebuah socket khusus supaya mata obeng getok mampu diganti-ganti sesuai kebutuhan. Ya, obeng ketok memiliki beberapa type mata obeng ketok, tapi biasanya di sediakan dua macam plus dan minus.

Fungsi obeng ketok

Lantas apa sih sebenarnya manfaat dari obeng ketok ini ? Dan bagaimana langkah gunakan obeng ketok yang benar ? Nah, pada artikel kali ini, kita akan share informasi mengenai manfaat obeng ketok dan langkah menggunakannya, review infonya dibawah ini..

Fungsi obeng ketok


Fungsi obeng ketok adalah untuk mengencangkan atau membiarkan sekrup bersama moment pengencangan yang besar seperti bila sekrup yang digunakan untuk mengikat magnetic switch di motor starter. Ya, obeng ketok ini sering digunakan oleh mekanik atau montir untuk melonggarkan sekrup (baut) dan mur yang lebih besar dan kaku akibat berkarat atau over torque (terlalu kencang).

Cara gunakan obeng ketok


cara gunakan obeng ketok

Untuk gunakan obeng ketok ini sebenarnya benar-benar mudah, mencermati beberapa langkah gunakan obeng ketok seperti dibawah tersebut :

1. Pasang mata obeng ketok yang pas dan sesuai.

Langkah pertama adalah gunakan mata obeng ketok sesuai bersama kebutuhan, bila untuk membuka sekrup bersama mata plus, maka gunakan mata obeng ketok bersama ujung yang bersifat plus, begitu pula untuk type yang lainnya. Namun, senantiasa pastikan supaya mata obeng ketok yang digunakan pas (tidak kendor). Menggunakan mata obeng ketok yang tidak sesuai mampu merusak sekrup yang akan dibuka.

Baca termasuk :

2. Pasang obeng ketok tegak lurus pada sekrup

Pasang obeng ketok dan masukkan mata obeng ketok ke kepala sekrup yang akan dikerjakan. Posisikan obeng ketok dan matanya tegak lurus pada sekrup tersebut.

3. Putar obeng ketok sesuai arah yang dinginkan

Setelah obeng ketok dan matanya tertancap di sekrup, langkah selanjutnya adalah putar obeng ketok sesuai bersama arah yang di inginkan. Seperti bila kita idamkan membuka sekrup tersebut, maka putar obeng ketok ke arah yang berlawanan bersama arah jarum jam (arah putaran ke kiri). Jika idamkan mengencangkan sekrup, maka putar obeng ketok ke arah yang searah bersama jarum jam (arah putaran ke kanan).

4. Tahan posisi obeng ketok dan pukul bagian belakang obeng ketok bersama palu

Setelah posisi obeng ketok telah pas, tahan posisi obeng ketok sambil menekannya kebawah. Selanjutnya pukul bagian belakang obeng ketok bersama palu sampai bagian mata obeng ketok dan sekrup bergerak dan berputar bersama sendirinya sesuai arah yang telah kita inginkan.

Sunday, November 28, 2021

Komponen supply pump diesel common rail HP3

Supply pump pada mesin diesel common rail berfaedah sebagai penghasil bahan bakar bertekanan tinggi, di mana bahan bakar bertekanan tinggi ini selanjutnya akan disalurkan menuju ke common rail pipe untuk di injeksikan oleh injektor ke ruang bakar.

Agar supply pump sanggup bekerja, supply pump dihubungkan ke mesin bersama dengan beraneka cara, tersedia yang manfaatkan timing belt untuk memutar puley supply pump dan tersedia pula yang manfaatkan gear untuk dikaitkan.

Ya, pada anggota ujung berasal dari supply pump ini terdapat pulley yang membuka bersama dengan mesin sehingga kala mesin berputar, maka supply pump termasuk langsung sanggup bekerja untuk menghasilkan bahan bakar bertekanan tinggi yang benar-benar dibutuhkan oleh mesin diesel proses common rail ini.

Komponen supply pump

Nah, pada artikel berikut ini, kita akan share Info berkenaan komponen-komponen supply pump pada mesin diesel common rail terutama untuk jenis HP3. Simak Info berkenaan komponen supply pump dibawah ini.

1. Feed Pump


Komponen supply pump jenis HP3 yang pertama adalah Feed Pump. Feed pump berfaedah untuk memompa bahan bakar berasal dari fuel tank menuju ke plunger di dalam supply pump lewat fuel filter dan inlet port.

Feed pump pada supply pump jenis HP3 ini bertipe trochoid, menyimak wujud feed pump jenis trochoid pada gambar dibawah ini.

Feed pump jenis trochoid

Komponen inner rotor pada feed pump ini dihubungkan pada sebuah drive shaft di di dalam supply pump. Ketika drive shaft berputar, maka inner rotor akan turut berputar sekaligus turut mengerakkan outer rotor.

Pada saat inilah bahan bakar solar berasal dari saluran fuel tank dan inlet port akan dihisap lewat suction port dan dipompa nampak lewat discharge port yang akan menuju ke SCV (Suction Control Valve) dan plunger.

Ketika kecepatan putar mesin meningkat, hal ini akan mengakibatkan putaran pada feed pump termasuk bertambah, untuk menahan tekanan bahan bakar yang berlebih akibat meningkatnya putaran mesin, pada feed pump ini dipasangkan sebuah regulating valve.

Regulating valve ini akan menyesuaikan tekanan feed pump sehingga tetap stabil pada batas tekanan tertentu yang telah di set oleh pihak pabrikan.

Ketika tekanan berlebih, regulating valve akan terbuka akibat tekanan. Terbukanya valve akan kurangi tekanan di di dalam feed pump. Bahan bakar yang mengalir lewat regulating valve ini sesudah itu akan dimasukkan ulang kedalam feed pump untuk dipompa ulang menuju plunger.

2. Suction Control Valve (SCV)


Komponen supply pump jenis HP3 yang ke-2 adalah Suction Control Valve (SCV). SCV merupakan aktuator pada mesin common rail yang membuka bersama dengan ECU mesin dan bekerja berdasarkan perintah berasal dari ECU (Engine control Unit).

SCV berfaedah untuk menyesuaikan kuantitas bahan bakar solar yang berasal berasal dari feed pump menuju ke plunger sehingga tekanan bahan bakar yang dipompakan oleh supply pump ke common rail pipe sanggup tetap stabil dan konstan cocok bersama dengan kebutuhan mesin.

suction control valve-scv

SCV pada supply pump ini berupa layaknya solenoid valve di mana dibagian dalamnya terdapat kumparan (gulungan tembaga) yang akan menjadi magnet saat dialiri arus listrik. Di di dalam SCV ini termasuk terdapat batang besi (armature) yang membuka bersama dengan katup/valve sehingga kala tersedia arus listrik berasal dari ECU menuju ke kumparan SCV, maka armature ini akan bergerak tertarik dan membuka valve.

SCV bekerja secara duty rasio berdasarkan sinyal output berasal dari ECU yang berupa gelombang frekuensi dan mengalir secara konstan. Nilai frekuensi gelombang ini akan memengaruhi besar kecilnya pembukaan katup pada SCV.

Saat nilai frekuensi meningkat, maka pembukaan katup akan menurun dan jadi kecil. Sedangkan saat nilai frekuensi menurun, maka pembukaan katup akan meningkat dan katup terbuka jadi lebar

Baca termasuk :

3. Pump Unit


Komponen supply pump jenis HP3 yang ketiga adalah Pump Unit. Pump unit ini merupakan anggota yang berfaedah untuk menghasilkan bahan bakar bertekanan tinggi yang akan disalurkan menuju ke common rail pipe.
komponen pump unit

Pump unit ini terdiri berasal dari 3 anggota yakni :
  • Eccentric cam : Eccentric cam merupakan sebuah drive shaft yang dibagian tengahnya terdapat sebuah cam bersama dengan posisi yang tidak simetris (sedikit menonjol kesalah satu sisi). Ecentric cam ini dipasangkan di tengah-tengah ring cam.

  • Ring cam : Ring cam berupa kotak bersama dengan lubang ditengahnya. Pada lubang inilah eccentric cam dipasangkan sehingga kala drive shaft berputar, maka tonjolan pada eccentric cam akan bergerak dan mendorong ring cam sehingga tercipta gerakan layaknya memompa.

  • Plunger : Ada 2 Plunger pada supply pump jenis HP3 ini, letaknya berseberangan dan membuka bersama dengan ring cam. Plunger bekerja berdasarkan gerakan memompa yang berjalan pada ring cam. Plunger inilah yang akan mendorong dan memompa bahan bakar solar sehingga tercipta bahan bakar bertekanan tinggi.

Perhatikan langkah kerja komponen pump unit yang tengah memompa bahan bakar pada gambar dibawah ini
cara kerja pump unit pada supply pump

4. Delivery Valve


Komponen supply pump jenis HP3 yang ke empat adalah delivery valve. Delivery valve ini terdiri berasal dari 3 komponen yakni spring (pegas), Check ball, dan holder. Masing-masing komponen bekerja menjadi satu kesatuan yang dinamakan delivery valve.

Delivery valve ini berfaedah untuk mengalirkan bahan bakar bertekanan yang dihasilkan oleh plunger menuju ke common rail pipe. Selain itu, delivery valve ini termasuk digunakan untuk menahan sehingga bahan bakar yang bertekan di di dalam common rail pipe tidak ulang masuk kedalam plunger.

Dengan begitu, jadi banyak bahan bakar yang masuk ke di dalam common rail pipe, maka tekanan bahan bakar termasuk akan jadi meningkat. Perhatikan posisi delivery valve pada gambar dibawah berikut

delivery valve

5. Fuel Temperature Sensor


Komponen supply pump jenis HP3 yang paling akhir adalah Fuel temperature sensor. Fuel temperature sensor ini berfaedah untuk mengukur suhu dan temperatur bahan bakar yang mengalir di di dalam supply pump. Fuel temperatur akan mengirimkan knowledge berupa tegangan listrik ke ECU untuk digunakan oleh ECU sebagai nilai suhu bahan bakar.
Fuel temperature sensor

Sebagai sensor, fuel temperatur manfaatkan komponen elektronik bernama thermistor yang bekerja kala berjalan perubahan suhu. Ketika suhu bahan bakar rendah, nilai halangan (tahanan) pada thermistor akan besar, sedangkan kala suhu bahan bakar meningkat tinggi, maka nilai halangan akan mengecil (turun).

Dengan begitu, maka tegangan yang mengalir termasuk akan berubah cocok nilai tahanan yang dihasilkan akibat perubahan suhu pada bahan bakar. Perubahan ilai tegangan inilah yang sesudah itu digunakan oleh ECU sebagai knowledge suhu temperatur bahan bakar.

Saturday, November 27, 2021

cara ngakalin fitur keyless yang rusak terhadap veloz terbaru

Bagi sahabat otomotif yang sudah belanja atau punya mobil keluaran Toyota terbaru, yaitu avanzaveloz, maka sahabat kudu menyadari apa saja sih fiturterbaru yang sudah tersedia terhadap mobil sahabat tersebut?

Jangan hingga sahabat tidak menyadari tentang fitur-fitur yang sudah di sedia kan pabrik untuk sahabat nikmati tersebut. Oleh gara-gara itu, maka sahabat kudu menyadari apa saja fitur-fitur yang sudah tersedia terhadap mobil sobat.

Namun, sayang terhadap artikel ini, aku tidak dapat mengulas lebih lanjut tentang semua fitur yang tersedia terhadap Toyota avanza veloz terbaru. Akan tetapi, terhadap kesempatan kali ini, aku cuma dapat mengulas tentang keliru satu fiturdari toyota veloz terbaru yaitu remote keyless.

Mungkin sahabat sudah menyadari tentang fitur yang satu ini. Karena fitur ini sebetulnya berguna dan terlalu membantu sekali bagi sahabat didalam beroleh kenyamanan mengemudikan mobil.

Akan tetapi, apakah sahabat menyadari bagaimana cara mengatasi jika tiba-tiba fitur yang satu ini mengalami kerusakan? Jika sahabat belum tahu, maka tidak kudu khawatir. Karena terhadap kesempatan kali ini aku dapat memberikan sedikit ulasan tentang cara ngakalin fitur keyless yang rusak terhadap veloz terbaru.

Perlu sahabat ketahui, bahwa Toyota avanza veloz th. 2019 sudah di lengkapi oleh sejumlah fitur tambahan, tentunya supaya sanggup meningkatkan kenyamanan pengemudi. Oleh gara-gara itu, maka tak keliru jika banyak orang yang senang merogoh kocek untuk sanggup belanja mobil toyota avanza keluaran terbaru ini.

Bahkan, untuk Toyota veloz 2019 semua varian, baik yang transmisi otomatis maupun transmisi manual, sudah dibekali bersama dengan remote Keyless entry dan tombol start stop engine.

Jadi, sahabat sanggup langsung masuk ke didalam mobil dan menyalakan mesin Toyota veloz 2019 tanpa kudu mengfungsikan anak kunci atau memutar kunci untuk starter. perawatan lebih lanjut terhadap head unit mobil sanggup kamu jadikan sebagai informasi tambahan.

Namun, sahabat terhitung kudu menyadari bahwa tersedia masalah yang kerap di alami oleh fitur yang satu ini. Apakah sahabat tahu? Ya remote keyless ini kadang mengalami rusaknya atau mati gara-gara batu baterainya habis. Nah masalahnya adalah apa sesudah berlangsung rusaknya layaknya ini, remote keyless masih sanggup digunakan?

Bagaimana sih cara mengakali jika perihal ini terjadi? Apakah sahabat tahu? Jika belum, maka sahabat tak kudu risau. Berikut adalah sedikit ulasan tentang cara ngakalin fitur keyless yang rusak terhadap veloz terbaru, antara lain:

1.Dekatkan remote keyless ke tombol engine start/stop

Cara ngakalin fitur keyless yang rusak terhadap veloz terbaru yang pertama yaitu sahabat sanggup mendekatkan remote keyless ke tombol engine start/stop ketika sahabat sudah berada di didalam mobil, tetapi kala sahabat mencoba menekan pedal rem atau kopling kemudian terhitung sambil menekan tombol engine start atau stop selanjutnya muncul simbol kunci berwarna kuning di panel instrumen.

Hal ini gara-gara simbol kunci berwarna kuning selanjutnya merupakan sinyal bahwa remote keyless tidak terdeteksi immobilizer mobil gara-gara remotekeyless yang rusak atau bisa saja kehabisan baru baterai. Oleh gara-gara itu, perihal pertama untuk mengatasi masalah ini adalah bersama dengan mendekatkan remote keyless ke tombol engine start atau stop. melindungi remote keyless mobil entry level sanggup kamu perhatikan.

2. Tekan ulang pedal rem atau kopling

Cara ngakalin fitur keyless yang rusak terhadap veloz terbaru, cara yang ke-2 sesudah sahabat mendekatkan remotekeyless ke tombol engine start atau stop, sahabat sanggup mencoba menekan ulang pedal rem atau kopling hingga lampu berwarna hijau di tombol start atau stop engine menyala.

Setelah lampu berwarna hijau di tombol start atau stop engine menyala, secara seiring sahabat sanggup langsung menekan tombol engine start atau stop, sesudah itu maka mesin mobil dapat menyala. Nah, bagaimana? Cara untuk mengatasi persoalan ini cukup enteng untuk dijalankan bukan?

Jadi, sahabat tak kudu kuatir jika tiba-tiba remote keyless mobil toyota veloz terbaru sahabat tidak sanggup berguna bersama dengan baik. Maka cukup jalankan langkah-langkah enteng tadi maka mobil sahabat sanggup menyala lagi.

Sebenarnya masih tersedia cara lain jika remote keyless mobil toyota veloz terbaru sahabat tidak sanggup berguna bersama dengan baik untuk membuka pintu mobil sobat. Yaitu sahabat sanggup mengfungsikan anak kunci dan di membuka secara manual berasal dari lubang kunci yang berada di anggota pintu.


Friday, November 26, 2021

langkah gunakan fitur ECO mode di avanza dan veloz

Bagi kawan baik otomotif yang udah membeli atau mempunyai mobil toyotaavanza dan veloz keluaran terbaru, maka kawan baik sudah pasti udah mengetahui bahwa mobil kawan baik ini udah disempurnakan dengan fitur ECO mode. Apakah kawan baik udah mengetahui apa itu yang di maksud dengan fitur ECO ini?

Fitur ECO merupakan sebuah lambang daun berwarna hijau dengan tulisan eco yang punya tujuan untuk kurangi emisi CO2 (karbon dioksida). Lantas, bagaimana sih langkah memakai fitur eco pada mobil avanza dan veloz?

Masak kawan baik udah mempunyai mobil toyota avanza dan veloz keluaran terakhir tapi tetap belum mengetahui bagaimana langkah mengaplikasikan fitur-fitur yang ada? Hal ini sudah pasti bakal mengakibatkan fitur yang udah dibuat pabrik menjadi sia-sia gara-gara jarang atau bahkan tidak dulu kawan baik pakai.

Baiklah, jikalau kawan baik tetap belum tahu, maka kawan baik tidak harus khawatir. Karena pada peluang kali ini aku bakal mengimbuhkan sedikit ulasan berkenaan langkah gunakan fitur ECO mode di avanza dan veloz terbaru.

Perlu kawan baik ketahui bahwa hampir semua orang indonesia, mengenal mobil toyota avanza yang juga dikenal dengan mobil sejuta umat. Selain itu, tiap tiap harinya di jalur raya tetap keluar mobil toyota avanza yang juga tetap mendominasi jalanan di Indonesia.

Kemudian pada tanggal 15 Januari 2019,toyota avanza terakhir facelift diluncurkan dengan mengambil alih wilayah peluncuran Fairmonthotel, Jakarta. Mungkin sejak dirilisnya versi terakhir dari Toyota avanza facelift ini, udah banyak sekarang yang membelinya.

Bahkan, bisa saja sementara ini mobil kawan baik juga merupakan versi toyota terakhir ini. Nah, apakah kawan baik mengetahui jikalau mobil toyota avanza facelift ini disempurnakan dengan fitur ECO? Jika kawan baik udah tahu, selanjutnya apakah kawan baik juga udah mengetahui bagaimana langkah memakai mode ECO ini?

Untuk mengetahui jawaban dari bagaimana langkah memakai mode ECO pada mobil toyota avanza dan veloz, maka kawan baik harus untuk membaca artikel ini hingga selesai.

Karena dengan membaca artikel ini, bisa saja kawan baik bakal mengetahui bagaimana langkah menggunakannya dan juga nantinya bakal mampu berguna bagi kawan baik sendiri.

Selain itu, fitur ini juga bakal menunjang kurangi emisi gas CO2 yang banyak sekali di timbulkan oleh kendaraan-kendaraan bermotor di jalur raya.

Oleh gara-gara itu, jikalau kawan baik mampu memakai fitur ini, kawan baik juga bakal mampu kurangi pencemaran lingkungan oleh emisi CO2. Baiklah segera saja tersebut adalah sedikit ulasan berkenaan langkah gunakan fitur ECO mode di avanza dan veloz terbaru, antara lain:

1.Mengganti penampilan MID terlebih dahulu supaya keluar menu ECO

Cara gunakan fitur ECO mode di avanza dan veloz terbaru, langkah pertama yang harus kawan baik lakukan yaitu kawan baik harus mengganti penampilan MID terlebih dahulu supaya keluar menu ECO.

Hal ini gara-gara pada penampilan awal, layar MID di mobil avanza dan veloz terakhir tidak bakal ada menu yang menampilkan fitur ECO, oleh gara-gara itu, jikalau kawan baik inginkan gunakan fitur ECO ini, maka kawan baik harus pengaruhi penampilan layar MID terlebih dahulu.

Caranya cukup enteng kok, kawan baik hanya tinggal gunakan tombol ODO/TRIP DISP hingga mampu pengaruhi penampilan informasi pada layar MID. Sobat hanya harus menghimpit tombol tersebut hingga penampilan mode ECO keluar di layar MID. teknik enteng berkendara eco driving mampu kamu jadikan sebagai informasi tambahan.

2. Tahan tombol ODO/TRIP DISP untuk membangkitkan atau mematikan mode ECO

Cara gunakan fitur ECO mode di avanza dan veloz terbaru, langkah yang kedua sehabis menu ECO keluar pada layar MID, kawan baik mampu segera mengaktifkan mode ECO pada mobil avanza dan veloz sobat. Caranya juga cukup enteng dan simple.

Sobat hanya harus menghimpit ulang dan tahan sepanjang lebih dari satu detik tombol ODO/TRIP DISP hingga keluar tulisan ‘ECO on’ atau ‘ECO off’. Apabila inginkan membangkitkan mode ECO maka tekan tombol ODO/TRIP DISP hingga keluar tulisan ECO on, dan jikalau inginkan mematikan mode ECO, maka cukup menghimpit ulang tombol ODO/TRIP DISP hingga keluar tulisan ECO off.

Perlu kawan baik ketahui, jikalau mode ECO ini udah aktif pada mobil sobat, maka secara bersamaan indikator ECO pada panel instrumen bakal menyala berwarna hijau.

Kemudian, sementara mode ini di aktifkan, tenaga yang di salurkan ke roda cenderung tidak responsif dan lebih lembut. Pada varian transmisi otomatis, gigi bakal berubah ke rpm yang rendah untuk memelihara konsumsi bahan bakar tetap optimal. langkah ngetes mobil hemat bahan bakar atau tidak mampu kamu jadikan sebagai informasi tambahan.

Thursday, November 25, 2021

langkah kerja transmisi otomatis style planetray gear terhadap mobil


Secara garis besar, langkah kerja transmisi otomatis di mulai dari Torque converter yang berguna untuk meneruskan putaran mesin menuju ke input shaft transmisi bersama pakai tekanan hidrolik dari oli transmisi (ATF).

Torque converter bakal membuat input shaft transmisi otomatis turut berputar ikuti putaran mesin. Input shaft transmisi bakal mengakses bersama beragam komponen transmisi otomatis lainnya seperti komponen Clucth dan Brake, planetary gear, sampai final drive gear.

cara kerja transmisi otomatis

Mulai dari torque converter sampai final drive gear, seluruh komponen ini bekerja secara mekanikal hidrolis. Sedangkan spesifik untuk komponen clutch dan brake, selain bekerja secara mekanikal hidrolis, mereka terhitung bekerja berdasarkan tekanan hidrolik oli ATF yang disalurkan oleh hydraulic control unit.

Untuk hydraulic control unitnya sendiri, ia miliki pengaturan dan kerja secara elektrik yang dikontrol secara penuh oleh komputer transmisi (Transmission Control Unit). Ya, pengaturan aliran hidrolik dari oli ATF terhadap transmisi otomatis diatur oleh komputer transmisi bersama pakai buka tutup saluran terhadap katup solenoid dan accumulator AT.

Selain itu, di didalam komputer transmisi otomatis ini terhitung sudah terprogram tingkat percepatan maju dan percepatan mundur yang dikenal bersama sebutan shift pattern. Shift pattern terbentuk berdasarkan posisi berkendara terhadap tuas transmisi, besarnya bukaan pedal gas (throttle valve), dan juga kecepatan putaran output shaft (rpm).

Jadi, berdasarkan posisi berkendara terhadap tuas transmisi dan kala putaran mesin sudah mencapai posisi tertentu, maka secara otomatis komputer bakal merubah tingkat percepatan terhadap transmisi otomatis bersama mengaktifkan solenoid terhadap hydraulic control unit.

Akibatnya, tekanan oli ATF terhadap hydraulic control unit ini terhitung bakal tersalurkan ke komponen clutch dan brake yang bakal membentuk kombinasi kerja tertentu. Kombinasi kerja antara clutch dan brake terhadap transmisi otomatis ini bakal merubah gear rasio yang berjalan terhadap komponen planetary gear.

Baca terhitung :


Di didalam planetary gear inilah laju kecepatan dan torsi dari tiap-tiap gear mampu didapatkan seperti seperti terhadap transmisi manual seperti untuk gigi 1, gigi 2, 3 , dst, di mana gear rasio untuk gigi 1 ini selalu lebih besar dibandingkan bersama gear rasio gigi tertinggi. Selain itu, kombinasi kerja dari planetary gear unit ini terhitung mampu merubah arah putaran output shaft supaya mobil mampu bergerak mundur. Berikut langkah kerja transmisi otomatis berdasarkan posisi terhadap tuas persneling

Saat mobil didalam posisi N (netral), P (park)


Saat mobil didalam posisi N (netral) dan P (park), maka seluruh komponen didalam transmisi otomatis bakal berada terhadap posisi idle (berputar tetapi tidak membuahkan percepatan terhadap kendaraan). Posisi idle ini sudah di tentukan oleh komputer transmisi supaya tidak ada komponen clutch dan brake yang bekerja.

Jadi, tiap-tiap komponen mekanikal transmisi seperti torque converter, clutch dan brake, planetary gear, final drive gear tidak tersambung bersama putaran dari mesin.

Selain itu, tekanan hidrolic yang ada terhadap hydroulic control unit cuma bakal mengalir bersama target untuk pelumasan terhadap komponen mekanikal yang bergerak tadi (tidak berjalan tekanan yang mengaktifkan clutch dan brake). Dengan keadaan ini maka mobil tidak bakal melaju meskipun pedal gas kami tekan penuh.

Saat mobil didalam posisi percepatan maju (D,2,L)


Saat mobil berada didalam posisi percepatan maju (tuas berada di posisi D, 2, atau L) maka putaran mesin bakal mengakses bersama input shaft transmisi otomatis. Selain itu, keadaan ini terhitung menciptakan putaran yang mampu membuahkan tingkat percepatan, di mana tingkat percepatan maju bakal terbujuk oleh dua perihal utama, kecepatan putaran output shaft transmisi dan juga besarnya derajat pembukaan throttle valve.

Kedua perihal tersebut bakal merubah pola shift pattern yang terjadi. Seperti seumpama sementara berada di posisi D, sementara bukaan pedal gas kurang lebih 15% dan putaran output shaft 800 rpm maka posisi gigi transmisi berada terhadap posisi gigi 1.

Jika tekanan pedal gas di tambah jadi 50% dan putaran output shaft meningkat jadi 4000 rpm, maka posisi gigi transmisi bakal bergerak maju secara otomatis mulai dari 1 ke 2, 2 ke 3, sampai ke gigi 4 bersama mengatur kerja solenoid dan accumulator terhadap hydrauic control unit. Perhatikan misal pergerakan gigi terhadap tabel shift pattern dibawah ini

cara kerja transmisi otomatis

Pada gambar diatas, berlaku sistem Upshift, yakni sistem untuk menambah gigi percepatan ketingkat yang lebih tinggi secara otomatis.

Hal ini terhitung berlaku kala pedal gas dilepas secara tiba-tiba sementara kecepatan tinggi supaya bakal berjalan penurunan gigi secara otomatis cocok bersama pola shift pattern yang tersimpan di memori komputer transmisi otomatis. Penurunan gigi percepatan terhadap transmisi otomatis sering disebut Downshift.

Saat mobil didalam posisi percepatan mundur (R)


Saat mobil didalam posisi percepatan mundur, maka komputer transmisi bakal memerintahkan hidrolic control unit untuk mengatur clutch dan brake yang bekerja untuk beroleh kombinasi gigi mundur terhadap planetary gear.

Ya, kombinasi kerja antara clutch dan brake terhadap transmisi otomatis mampu membuahkan arah putaran yang terbailk terhadap planetary gear. Dengan demikian maka rasio dan arah putar final drive gear mampu dibalik supaya mobil mampu bergerak kearah mundur.

Wednesday, November 24, 2021

langkah memasang talang air mobil

Cara pakai talang air mobil ini sebenarnya bisa dibilang tidak sulit, lumayan dengan mempaskan posisinya dan melekatkan talang air selanjutnya ke pintu maka kamu telah bisa merasakan kegunaan talang air mobil.
Ya, setidaknya ada 3 kegunaan utama talang air mobil yang bisa dirasakan manfaatnya, silahkan baca pada artikel kegunaan talang air mobil (door visor) yang telah dulu kita posting sebelumnya.
Untuk pemasangannya bisa dijalankan oleh teknisi ataupun bisa termasuk dijalankan sendiri untuk menghemat biaya pemasangan. Lantas bagaimana langkah memasang talang air mobil ini ? Berikut tips langkah memasang talang air mobil

cara pakai talang air mobil


1. Siapkan talang air mobil yang akan dipasang



Langkah pertama untuk memasang talang air mobil adalah dengan buat persiapan talang air yang akan dipasang. Talang air mobil biasanya dijual per set, terdiri empat buah talang air untuk di pakai pada masing-masing pintu mobil.
Pisahkan terutama dahulu talang air untuk sisi kiri depan dan belakang dan juga talang air untuk sisi kanan depan dan belakang manfaat mencegah kesalahan pemasangan. Setelah itu cocokan terutama dahulu dimensi talang air dengan dimensi pintu mobil.
Pastikan, lekukan dan potongan talang air yang akan dipasang sebenarnya cocok, tidak lebih tidak kurang.


2. Bersihkan area pemasangan talang air yang ada di pintu



Langkah ke-2 berasal dari langkah pakai talang air mobil ini adalah dengan membersihkan area pemasangan talang air yang ada di pintu. Bersihkan seluruh permukaan anggota atas pintu area pemasangan talang air dengan pakai air sabun / shampoo mobil.
Pastikan area yang akan dipasang talang air ini terlampau bersih berasal dari debu, kotoran, minyak, atau kotoran bekas lem. Cuci bersih area tersebut, sesudah itu keringkan dengan pakai kain lap hingga terlampau bersih, kering, dan permukaannya mulai keset pas dipegang.
Kotoran dan debu yang tidak dihilangkan, bisa membuat lem pada talang air tidak bisa merekat dengan sempurna sehingga bisa membuat talang air gampang lepas.


3. Pasang dan lekatkan talang air pada pintu



Langkah ke tiga berasal dari alur langkah memasang talang air adalah pakai dan lekatkan talang air pada pintu.
Untuk mencegah lem melekat penuh ke pintu dan posisi talang air belum lurus, maka buka sebagian plastik penutup lem double tape yang ada di ke-2 ujung talang air yang akan dipasang. Biarkan sebagian sisi plastik penutup lem double tape tadi menjuntai di sisi kanan kiri talang air.
Setelah lem terbuka, posisikan talang air sehingga lurus dan cocok dengan posisi di pintu. Setelah pas, rekatkan lem di ke-2 ujung sisi talang air. Selanjutnya adalah tarik keluar sisi plastik penutup double tape yang menjuntai tadi sambil menghimpit talang air ke pintu mobil sehingga lem melekat dengan kuat.
Lakukan langkah yang serupa untuk masing-masing pintu yang akan dipasang talang airnya. Tetap perhatikan posisi kerataan talang air antara depan dan belakang dan keserasian antara talang air sisi kanan dan sisi kiri.


4. Tunggu hingga lem terlampau rekat dan melekat kuat



Setelah seluruh talang air terpasang dengan benar dan rata, tunggu sekitar 30 menit untuk meyakinkan lem yang digunakan terlampau melekat dengan kuat dan erat sebelum saat mobil digunakan .
Dengan begitu, kami bisa meyakinkan bahwa lem yang terpasang telah kuat dan mencegah mungkin talang air terlepas berasal dari area pemasangan.

Tuesday, November 23, 2021

5 kekeliruan dalam mengendarai mobil matic

Berkendara dengan mobil matic memang lebih menyenangkan dan ringan dikarenakan kita cuma mesti mengendalikan roda kemudi, rem ,dan gas saja tanpa benar-benar banyak memainkan tuas persneling dan menginjak kopling.
Meskipun ringan dalam pengoperasiannya, untuk mengemudikan mobil matic juga ada aturan-aturan yang selalu mesti diperhatikan. Salah satunya adalah pengoperasian tuas persneling dan posisinya dengan suasana jalur yang sedang dilalui.
hindari 5 kekeliruan mengendarai mobil matic

Kesalahan pengoperasian dalam mengendarai mobil matic mampu benar-benar merugikan, jadi berasal dari kerusakan transmisi hingga resiko terjadinya kecelakaan yang mampu memakan ongkos banyak.
Pada artikel berikut, kita bakal memberitakan 5 kekeliruan dalam mengendarai mobil matic yang sebaiknya tidak sahabat lakukan. Simak 5 kekeliruan dalam mengendarai mobil matic dibawah ini.

1. Menggunakan posisi N pas jalur menurun


Kesalahan pertama dalam mengendarai mobil matic adalah mengunakan posisi N (Netral) pas mengemudi di jalur menurun. Jangan sekali-kali untuk mencoba menuruni jalur curam dengan tuas transmisi matic dalam posisi netral.
Saat transmisi matic dalam posisi netral, seluruh komponen transmisi tidak ada yang bekerja ikuti putaran roda mobil, akibatnya terjadi suasana dimana roda berputar lebih cepat berasal dari putaran gigi transmisi.
Putaran roda yang lebih cepat daripada putaran pada poros transmisi mampu mengakibatkan kerusakan komponen dalam transmisi secara langsung, sehingga transmisi otomatis mampu langsung jebol pas itu juga.
Cara ini, tak sekedar mampu mengakibatkan kerusakan komponen transmisi otomatis, juga benar-benar membahayakan keselamatan diri anda, penumpang, atau pengendara lain disekitar anda.
Ya, putaran roda yang meluncur di jalur alami penurunan tidak mampu dikendalikan oleh putaran mesin dan transmisi. Akibatnya, seluruh beban dan kecepatan mobil pas meluncur cuma ditahan oleh komponen rem mobil saja.
Penggunaan rem yang benar-benar lama dan terjadi konsisten menerus bakal sebabkan peristiwa vapour lock yaitu, timbulnya gelembung udara dalam saluran sistem rem akibat panas pada komponen rem cakram.
Adanya vapour lock mampu sebabkan rem jadi tidak pakem dan kendaraan jadi susah untuk dihentikan atau dikendalikan.

2. Pindah ke P atau R sebelum saat mobil benar-benar berhenti


Kesalahan ke-2 dalam mengendarai mobil matic adalah memindahkan tuas ke posisi P (Park) atau R (Reverse) sebelum saat mobil benar-benar berhenti total. Kondisi ini biasanya kerap terjadi pas suasana mengidamkan parkir tapi ditunaikan secara terburu-buru.
Saat roda mobil tetap berputar, maka ia bakal memutar anggota dalam komponen transmisi otomatis. Ketika tuas langsung dipindah ke posisi P (park) pas tetap berputar maka mekanisme parking yang ada dalam transmisi ini mampu patah atau jebol akibat mencegah putaran yang terjadi tersebut. Kondisi ini juga berlaku sama pada posisi R (reverse) / mundur.
Oleh karenanya, sebelum saat memindah tuas persneling matic ke posisi P atau R pastikan bahwa mobil telah benar-benar berhenti secara keseluruhan dan tidak ada lagi pergerakan maju atau mundur yang terjadi di roda.

3. Pindah ke D berasal dari N secara tiba-tiba sambil menekan pedal gas dalam-dalam


Kesalahan ketiga dalam mengendarai mobil matic adalah memindahkan tuas ke posisi D (Drive) berasal dari posisi N (Netral) secara tiba-tiba sambil menekan pedal gas dalam-dalam. Kondisi ini memang kerap terjadi pas terburu-buru mengidamkan melaju setelah berhenti di lampu merah.
Namun, cara ini terbilang kurang baik dan mampu mengakibatkan kerusakan komponen transmisi otomatis. Ya, oli transmisi selalu membutuhkan pas untuk sebabkan komponen clutch dan gear bekerja.
Ketika putaran mesin benar-benar cepat dan tuas dipindahkan secara tiba-tiba, maka komponen clutch ini bakal cepat aus dan slip akibat oli transmisi matic yang belum masuk seluruhnya ke dalam komponen clutch tersebut.
Selain mampu sebabkan komponen clutch jadi slip, cara ini juga kerap mengakibatkan kerusakan oli transmisi otomatis dikarenakan gesekan yang terjadi kerap menyebabkan residu yang bakal mengakibatkan kerusakan oli matic.
Baca juga :

4. Tetap di posisi D pas menanti lampu merah


Kesalahan keempat dalam mengendarai mobil matic adalah membebaskan tuas transmisi selalu di posisi D (Drive) pas menanti antrian di lampu merah.
Saat posisi D, komponen dalam transmisi bakal selalu bekerja dan berputar hingga ke roda. Namun, dikarenakan roda di tahan oleh rem dan putaran yang terjadi di dalam transmisi tidak benar-benar kuat, maka mobil bakal selalu berhenti dan diam di tempat.
Kondisi ini lambat laun bakal sebabkan selip salah satu clutch dalam transmisi otomatis sehingga mampu sebabkan transmisi menjai cepat rusak akibat selip.
Oleh karenanya, pas menanti dan berhenti dilampu merah, pindahkan tuas transmisi ke posisi Netral untuk mencegah kerusakan yang terjdai akibat selip tersebut.

5. Menggunakan kaki kiri untuk menekan pedal rem


Kesalahan kelima dalam mengendarai mobil matic adalah gunakan kaki kiri untuk menekan pedal rem. Hal ini memang cuma faktor kebiasaan saja, tapi pengaruh yang diakibatkan mampu fatal.
Feeling untuk menekan dengan kaki kiri bakal tidak serupa dengan kaki kanan, terlebih kecuali sebelumnya sahabat kerap mengunakan mobil transmisi manual dimana kaki kiri digunakan untuk menekan pedal kopling.
Perbedaan feeling ini mampu membahayakan pas digunakan untuk menekan pedal rem. Mobil mampu berhenti mendadak di sedang jalur secara tiba-tiba akibat kekeliruan feeling pas menekan pedal rem ini.
Kondisi ini mampu beresiko jika terjadi di jalur dengan selanjutnya lintas yang lumayan ramai dengan kecepatan tinggi layaknya di jalur toll misalnya.
Sebaiknya, cuma gunakan kaki kanan saja untuk mengoperasikan pedal rem dan pedal gas. Gunakan kaki kiri untuk menekan pedal rem cuma pada suasana darurat saja, layaknya pas bakal jalur lagi berasal dari posisi berhenti di jalur tanjakan curam dan macet.