Wednesday, November 3, 2021

Cara kerja kipas radiator elektrik

Cara kerja kipas radiator elektrikKembali bersama Otomotif, Masih seputar otomotif kali ini kita akan membahas mengenai Cara kerja kipas radiator elektrik, kita coba merangkum beberapa informasi mengenai otomotif. semoga artikel yang disajikan kali ini bisa bermanfaat bagi sobat pecinta otomotif.

Judul : Cara kerja kipas radiator elektrik
link : Cara kerja kipas radiator elektrik

Baca juga


Cara kerja kipas radiator elektrik

Kipas radiator mobil bermanfaat untuk mempercepat sistem pendinginan air di didalam radiator bersama dengan langkah menghisap udara luar supaya mengalir masuk melalui celah terhadap kisi-kisi radiator. Adanya aliran udara yang mengalir terhadap celah kisi-kisi radiator akan mempercepat pelepasan panas air di didalam radiator ke udara luar supaya suhu air di didalam radiator berangsur-angsur jadi dingin. (baca: langkah kerja radiator)

Saat ini, terkandung dua jenis penggerak untuk memutar kipas radiator yaitu, memakai tali kipas (fan belt) dan memakai dinamo (motor fan) yang dikontrol secara elektronik. Untuk kipas radiator yang digerakkan oleh fan belt, kipas akan berputar langsung sementara sehabis mesin baru dihidupkan.

kapan kipas radiator mobil berputar

Khusus untuk kipas radiator yang memakai motor fan, kipas tidak akan langsung berputar kala mesin baru dihidupkan, tapi ia akan menanti moment yang tepat cocok bersama dengan perintah berasal dari Engine Control Unit. Lantas kapan kipas radiator mobil jenis elektrik ini berputar ?

Nah, terhadap artikel kali ini, kita akan berbagi informasi berkenaan kapan kipas radiator mobil berputar, review infonya dibawah berikut.

Cara kerja kipas radiator elektrik


Secara garis besar, kipas radiator elektrik ini dikontrol secara penuh oleh Engine Control Unit (ECU). Berdasarkan program yang telah ditanamkan di didalam ECU, maka Engine control unit inilah yang akan menentukan kapan kipas radiator mesti berputar dan berhenti.

Untuk menentukan kala kapan kipas radiator mobil berputar atau berhenti, ECU memakai data-data berasal dari dua sensor utama yaitu Engine Coolant Temperature Sensor dan Refrigerant Pressure sensor.

Engine coolant temperature sensor digunakan untuk mengukur suhu air pendingin mesin, sedang refrigerant pressure sensor digunakan untuk mengukur tekanan cairan refrigerant (freon AC) terhadap selang bertekanan.

Kapan kipas radiator mobil berputar 1

Kedua sensor selanjutnya akan konsisten mengukur suasana secara aktual di mesin dan memberikan datanya kepada ECU secara langsung supaya kala terjadi perubahan nilai data, dan knowledge selanjutnya masuk terhadap kategori "memutar kipas radiator" bagi ECU, maka ECU akan langsung memerintahkan kipas radiator ini untuk berputar.

Dari sini, kami telah sanggup melukiskan bahwa kipas radiator elektrik ini akan berputar akibat terpengaruh oleh dua suasana utama yaitu suasana suhu terhadap air pendingin serta suasana tekanan freon terhadap sistem AC. Berikut langkah kerja kipas radiator elektrik terhadap kala AC mobil ON dan OFF.

1. Saat AC mobil didalam posisi OFF


Saat AC didalam posisi OFF (tidak dinyalakan), maka knowledge yang digunakan oleh ECU cuma berasal berasal dari Engine Coolant Temperatur sensor saja. ECU akan memantau knowledge yang dihasilkan ECT didalam wujud nilai tegangan yang sesudah itu akan diterjemahkan oleh ECU sebagai nilai suhu air pendingin mesin.

Ketika mesin baru dihidupkan dan suhu air pendingin mesin masih dibawah nilai suhu kerja mesin (nilai suhu kerja mesin berkisar di antara 85° C sampai 95° C), maka kipas radiator tidak akan berputar.

Ketika suhu air pendingin mesin meningkat dan ECU membaca bahwa suhu air pendingin telah lebih berasal dari 95° C, maka ECU akan akan mengaktifkan relay pertama yang punya kecepatan rendah. Saat ini kipas radiator akan berputar terhadap kecepatan rendah.

Jika suhu air pendingin mesin konsisten meningkat, ECU akan mengaktifkan relay ke dua yang punya kecepatan tinggi. Semakin tinggi peningkatan suhu air pendingin mesin, makin kencang pula kipas radiator akan berputar.

Ketika suhu mesin turun dan kembali berada terhadap suhu 85° C sampai 95° C, maka secara otomatis ECU akan menghentikan putaran terhadap kipas radiator supaya kipas berhenti berputar. Kipas ini akan kembali berputar kala suhu mesin telah melebihi suhu kerja mesin. Begitulah sistem kerja kipas radiator mobil terhadap kala AC mobil didalam posisi OFF (tidak dinyalakan).

Baca termasuk :

2. Saat AC mobil didalam posisi ON


Saat AC mobil didalam posisi ON (dihidupkan), maka ada dua sensor yang akan mempengaruhi kapan kipas radiator mobil berputar, yaitu ECT sensor dan Refrigerant pressure sensor. Kedua sensor ini akan mengirimkan tiap-tiap knowledge menuju ke Engine Control Unit (ECU).

Ketika AC mobil hidup, maka tekanan refrigerant terhadap selang bertekanan akan meningkat, di lain tempat, ECU termasuk akan membaca isyarat berasal dari kipas blower. Ketika ECU membaca sinyal-sinyal ini dan menterjemahkannya sebagai isyarat bahwa sistem AC di mobil sedang bekerja, maka ECU akan memerintahkan kipas radiator untuk berputar.

Tujuan berasal dari kipas radiator berputar ini adalah untuk turunkan suhu dan tekanan cairan refrigerant yang terkandung di didalam kondensor AC, di mana kami ketahui bahwa kondensor AC sering diletakkan dibagian depan radiator mobil.

Ketika tekanan refrigerant terhadap kondensor AC dan selang bertekanan menurun, hal ini akan mengakibatkan sensor jadi OFF, akibatnya ECU akan mengenhentikan putaran kipas radiator mobil. Kipas radiator akan kembali berputar kala tekanan refrigerant kembali meningkat.

Oleh karenanya, kendati kala suhu mesin kurang berasal dari suhu kerja mesin normal, kami sanggup mendapatkan bahwa kipas radiator akan berputar. Hal ini terjadi akibat ada tekanan terhadap cairan refrigrant yang mengaktifkan sensor tekanan.

Salah satu efek merugikan yang timbul kala menyalakan AC kala suasana mesin masih belum panas (kipas radiator belum berputar akibat suhu kerja mesin yang normal) adalah bahan bakar jadi lebih boros. Oleh karena itu, untuk menghemat pemakaian bahan bakar, ada baiknya untuk tidak menyalakan AC sebelum saat suhu mesin meraih suhu kerja normal yang ditandai oleh berputarnya kipas radiator.



Terima kasih telah membaca Cara kerja kipas radiator elektrik

Demikian artikel Cara kerja kipas radiator elektrik kali ini, semoga bisa memberikan inspirasi dan informasi terbaru bagi para pecinta otomotif, nantikan kembali postingan terbaru dari kami, salam.

Artikel kali ini Cara kerja kipas radiator elektrik alamat link https://www.berita-otomotif.my.id/2021/11/cara-kerja-kipas-radiator-elektrik.html

0 comments:

Post a Comment