Sunday, November 28, 2021

Komponen supply pump diesel common rail HP3

Komponen supply pump diesel common rail HP3Kembali bersama Otomotif, Masih seputar otomotif kali ini kita akan membahas mengenai Komponen supply pump diesel common rail HP3, kita coba merangkum beberapa informasi mengenai otomotif. semoga artikel yang disajikan kali ini bisa bermanfaat bagi sobat pecinta otomotif.

Judul : Komponen supply pump diesel common rail HP3
link : Komponen supply pump diesel common rail HP3

Baca juga


Komponen supply pump diesel common rail HP3

Supply pump pada mesin diesel common rail berfaedah sebagai penghasil bahan bakar bertekanan tinggi, di mana bahan bakar bertekanan tinggi ini selanjutnya akan disalurkan menuju ke common rail pipe untuk di injeksikan oleh injektor ke ruang bakar.

Agar supply pump sanggup bekerja, supply pump dihubungkan ke mesin bersama dengan beraneka cara, tersedia yang manfaatkan timing belt untuk memutar puley supply pump dan tersedia pula yang manfaatkan gear untuk dikaitkan.

Ya, pada anggota ujung berasal dari supply pump ini terdapat pulley yang membuka bersama dengan mesin sehingga kala mesin berputar, maka supply pump termasuk langsung sanggup bekerja untuk menghasilkan bahan bakar bertekanan tinggi yang benar-benar dibutuhkan oleh mesin diesel proses common rail ini.

Komponen supply pump

Nah, pada artikel berikut ini, kita akan share Info berkenaan komponen-komponen supply pump pada mesin diesel common rail terutama untuk jenis HP3. Simak Info berkenaan komponen supply pump dibawah ini.

1. Feed Pump


Komponen supply pump jenis HP3 yang pertama adalah Feed Pump. Feed pump berfaedah untuk memompa bahan bakar berasal dari fuel tank menuju ke plunger di dalam supply pump lewat fuel filter dan inlet port.

Feed pump pada supply pump jenis HP3 ini bertipe trochoid, menyimak wujud feed pump jenis trochoid pada gambar dibawah ini.

Feed pump jenis trochoid

Komponen inner rotor pada feed pump ini dihubungkan pada sebuah drive shaft di di dalam supply pump. Ketika drive shaft berputar, maka inner rotor akan turut berputar sekaligus turut mengerakkan outer rotor.

Pada saat inilah bahan bakar solar berasal dari saluran fuel tank dan inlet port akan dihisap lewat suction port dan dipompa nampak lewat discharge port yang akan menuju ke SCV (Suction Control Valve) dan plunger.

Ketika kecepatan putar mesin meningkat, hal ini akan mengakibatkan putaran pada feed pump termasuk bertambah, untuk menahan tekanan bahan bakar yang berlebih akibat meningkatnya putaran mesin, pada feed pump ini dipasangkan sebuah regulating valve.

Regulating valve ini akan menyesuaikan tekanan feed pump sehingga tetap stabil pada batas tekanan tertentu yang telah di set oleh pihak pabrikan.

Ketika tekanan berlebih, regulating valve akan terbuka akibat tekanan. Terbukanya valve akan kurangi tekanan di di dalam feed pump. Bahan bakar yang mengalir lewat regulating valve ini sesudah itu akan dimasukkan ulang kedalam feed pump untuk dipompa ulang menuju plunger.

2. Suction Control Valve (SCV)


Komponen supply pump jenis HP3 yang ke-2 adalah Suction Control Valve (SCV). SCV merupakan aktuator pada mesin common rail yang membuka bersama dengan ECU mesin dan bekerja berdasarkan perintah berasal dari ECU (Engine control Unit).

SCV berfaedah untuk menyesuaikan kuantitas bahan bakar solar yang berasal berasal dari feed pump menuju ke plunger sehingga tekanan bahan bakar yang dipompakan oleh supply pump ke common rail pipe sanggup tetap stabil dan konstan cocok bersama dengan kebutuhan mesin.

suction control valve-scv

SCV pada supply pump ini berupa layaknya solenoid valve di mana dibagian dalamnya terdapat kumparan (gulungan tembaga) yang akan menjadi magnet saat dialiri arus listrik. Di di dalam SCV ini termasuk terdapat batang besi (armature) yang membuka bersama dengan katup/valve sehingga kala tersedia arus listrik berasal dari ECU menuju ke kumparan SCV, maka armature ini akan bergerak tertarik dan membuka valve.

SCV bekerja secara duty rasio berdasarkan sinyal output berasal dari ECU yang berupa gelombang frekuensi dan mengalir secara konstan. Nilai frekuensi gelombang ini akan memengaruhi besar kecilnya pembukaan katup pada SCV.

Saat nilai frekuensi meningkat, maka pembukaan katup akan menurun dan jadi kecil. Sedangkan saat nilai frekuensi menurun, maka pembukaan katup akan meningkat dan katup terbuka jadi lebar

Baca termasuk :

3. Pump Unit


Komponen supply pump jenis HP3 yang ketiga adalah Pump Unit. Pump unit ini merupakan anggota yang berfaedah untuk menghasilkan bahan bakar bertekanan tinggi yang akan disalurkan menuju ke common rail pipe.
komponen pump unit

Pump unit ini terdiri berasal dari 3 anggota yakni :
  • Eccentric cam : Eccentric cam merupakan sebuah drive shaft yang dibagian tengahnya terdapat sebuah cam bersama dengan posisi yang tidak simetris (sedikit menonjol kesalah satu sisi). Ecentric cam ini dipasangkan di tengah-tengah ring cam.

  • Ring cam : Ring cam berupa kotak bersama dengan lubang ditengahnya. Pada lubang inilah eccentric cam dipasangkan sehingga kala drive shaft berputar, maka tonjolan pada eccentric cam akan bergerak dan mendorong ring cam sehingga tercipta gerakan layaknya memompa.

  • Plunger : Ada 2 Plunger pada supply pump jenis HP3 ini, letaknya berseberangan dan membuka bersama dengan ring cam. Plunger bekerja berdasarkan gerakan memompa yang berjalan pada ring cam. Plunger inilah yang akan mendorong dan memompa bahan bakar solar sehingga tercipta bahan bakar bertekanan tinggi.

Perhatikan langkah kerja komponen pump unit yang tengah memompa bahan bakar pada gambar dibawah ini
cara kerja pump unit pada supply pump

4. Delivery Valve


Komponen supply pump jenis HP3 yang ke empat adalah delivery valve. Delivery valve ini terdiri berasal dari 3 komponen yakni spring (pegas), Check ball, dan holder. Masing-masing komponen bekerja menjadi satu kesatuan yang dinamakan delivery valve.

Delivery valve ini berfaedah untuk mengalirkan bahan bakar bertekanan yang dihasilkan oleh plunger menuju ke common rail pipe. Selain itu, delivery valve ini termasuk digunakan untuk menahan sehingga bahan bakar yang bertekan di di dalam common rail pipe tidak ulang masuk kedalam plunger.

Dengan begitu, jadi banyak bahan bakar yang masuk ke di dalam common rail pipe, maka tekanan bahan bakar termasuk akan jadi meningkat. Perhatikan posisi delivery valve pada gambar dibawah berikut

delivery valve

5. Fuel Temperature Sensor


Komponen supply pump jenis HP3 yang paling akhir adalah Fuel temperature sensor. Fuel temperature sensor ini berfaedah untuk mengukur suhu dan temperatur bahan bakar yang mengalir di di dalam supply pump. Fuel temperatur akan mengirimkan knowledge berupa tegangan listrik ke ECU untuk digunakan oleh ECU sebagai nilai suhu bahan bakar.
Fuel temperature sensor

Sebagai sensor, fuel temperatur manfaatkan komponen elektronik bernama thermistor yang bekerja kala berjalan perubahan suhu. Ketika suhu bahan bakar rendah, nilai halangan (tahanan) pada thermistor akan besar, sedangkan kala suhu bahan bakar meningkat tinggi, maka nilai halangan akan mengecil (turun).

Dengan begitu, maka tegangan yang mengalir termasuk akan berubah cocok nilai tahanan yang dihasilkan akibat perubahan suhu pada bahan bakar. Perubahan ilai tegangan inilah yang sesudah itu digunakan oleh ECU sebagai knowledge suhu temperatur bahan bakar.



Terima kasih telah membaca Komponen supply pump diesel common rail HP3

Demikian artikel Komponen supply pump diesel common rail HP3 kali ini, semoga bisa memberikan inspirasi dan informasi terbaru bagi para pecinta otomotif, nantikan kembali postingan terbaru dari kami, salam.

Artikel kali ini Komponen supply pump diesel common rail HP3 alamat link https://www.berita-otomotif.my.id/2021/11/komponen-supply-pump-diesel-common-rail.html

0 comments:

Post a Comment