Thursday, December 30, 2021

3 jenis Power Steering yang sering dipakai

3 jenis Power Steering yang sering dipakaiKembali bersama Otomotif, Masih seputar otomotif kali ini kita akan membahas mengenai 3 jenis Power Steering yang sering dipakai, kita coba merangkum beberapa informasi mengenai otomotif. semoga artikel yang disajikan kali ini bisa bermanfaat bagi sobat pecinta otomotif.

Judul : 3 jenis Power Steering yang sering dipakai
link : 3 jenis Power Steering yang sering dipakai

Baca juga


3 jenis Power Steering yang sering dipakai

Manusia membawa pikiran yang selalu berpikir ke depan untuk kemajuan dalam kehidupan, asumsi terus berkembang dari waktu ke waktu untuk menghasilkan penemuan dan inovasi baru, kemudian semakin maju asumsi di bidang teknologi khususnya di bidang otomotif, semakin canggih komponen yang digunakan dalam mobil. . Power Steering, bingung salah satu komponen yang menerima ubahan pada sistem kemudi, bersama dengan Power Steering plus bisa memutar setir hanya dengan satu tangan. Memutar setir menjadi mudah dengan Power Steering.

Meski demikian, Power Steering membutuhkan perawatan untuk menjaga kondisinya agar selalu saling menguntungkan. cara memahaminya tentunya menjaga Power Steering dimulai dari langkah berkendara yang benar….


Ada 3 gaya Power Steering yang umum digunakan:

1. Kemudi Daya Hidrolik
Gaya Power Steering Hidrolik mengandung oli yang bermanfaat untuk menambah tenaga yang menggerakkan roda untuk mengatur putaran roda kemudi ke kiri atau ke kanan. Hydraulic Power Steering adalah gaya Power Steering yang paling banyak digunakan, juga Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Namun kini merek mobil keluaran terbaru lainnya telah mengadopsi gaya EPS.

2. Pengemudi Daya Semi Hidrolik
Power steering Semi-Hidraulik adalah kombinasi dari pompa hidrolik dan motor listrik (dinamo) untuk menghasilkan tekanan untuk pompa hidrolik. Penggunaan Semi Hidrolik Power Steering sudah termasuk pada mobil Mercedes Benz A Class.

3. Pengemudi Tenaga Listrik
Electric power steering mengadopsi motor listrik (dinamo) tanpa pompa hidrolik, dan dikenal sebagai Electric Power Steering (EPS). EPS umum di mobil-mobil terbaru. Mobil yang menggunakan EPS juga Honda Jazz, Toyota Yaris, Mazda 2, Suzuki Splash, Suzuki Karimun, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. dan lain-lain.

3. Power Steering Elektrik



Berikut lebih dari satu hal yang perlu diperhatikan dalam merawat dan merawat Power Steering:
  • Pastikan roda dalam posisi lurus saat parkir.
  • Hindari putaran maksimum roda kemudi.
  • Perhatikan tekanan ban.
  • Kurangi kecepatan jika melewati jalan yang rusak.
  • Ganti komponen yang sudah mencapai batas usia.
  • Hindari banjir.
  • Lakukan penggantian oli hidrolik secara teratur.
Perawatan Electric Power Steering (EPS) tidak sesulit gaya Hidrolik dan Semi Hidrolik karena komponen-komponen tersebut umumnya digunakan dalam sistem kelistrikan dan dikendalikan oleh komputer, sehingga gangguan yang berjalan lebih mudah dideteksi melalui indikator yang disediakan oleh komputer. . Jadi, biasakan berkendara bersama dengan baik dan jaga kebersamaan dengan baik.

Apakah mobil anda juga merupakan mobil yang sudah menggunakan Power Steering??

Demikian sedikit informasi tentang perawatan power steering wheel mobil anda.

Untuk mobil modern umumnya menggunakan power steering, manfaatnya adalah meningkatkan kenyamanan saat berkendara, tidak cepat lelah saat berkendara, dan membuat senang berkendara di jalanan ibu kota :). Power steering adalah peralatan hidrolik untuk memudahkan sistem kemudi. Pengerjaan sistem kemudi yang mengadopsi teknologi Power steering membuat setir lebih ringan, berbeda dengan kendaraan yang belum menggunakan Power steering, setir mulai terasa berat. Power steering mengusung 2 gaya yaitu hydraulic dan electric yang banyak digunakan oleh mobil modern adalah gaya hydraulic.

Berikut beberapa tips sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah. Pemeliharaan selanjutnya harus dilakukan di bengkel.

- Usahakan jangan tunda-tunda service mobil anda, Power Steering adalah item yang WAJIB di cek.

- Periksa warna oli pada Power steering wheel. Jika merah, oli Power Steering dalam suasana hati yang baik. jika tidak ada yang hitam, oli Power Steering harus segera diganti. Disarankan agar penggantian oli Power Steering dilakukan oleh teknisi yang terlatih.

- Perhatikan poros penampung oli Power steering, jika tidak menyentuh permukaan oli, berarti minyak rem berada di bawah level minimum. Bawa segera ke bengkel, karena mungkin ada kebocoran.

- Ganti oli power steering setelah 30.000 km atau setahun. menggunakan.

- Selama servis rutin kendaraan Anda, mintalah mekanik untuk memeriksa kondisi Sabuk Penggerak kendaraan Anda. Jika sabuknya putus, Anda masih bisa mengemudikan mobil Anda, tetapi berbelok bisa mulai sulit.

PERHATIAN: agar Power Steering selalu awet, jangan paksa setir berputar total/patah.



Terima kasih telah membaca 3 jenis Power Steering yang sering dipakai

Demikian artikel 3 jenis Power Steering yang sering dipakai kali ini, semoga bisa memberikan inspirasi dan informasi terbaru bagi para pecinta otomotif, nantikan kembali postingan terbaru dari kami, salam.

Artikel kali ini 3 jenis Power Steering yang sering dipakai alamat link https://www.berita-otomotif.my.id/2021/12/3-jenis-power-steering-yang-sering.html

0 comments:

Post a Comment