Tuesday, January 4, 2022

Pemeriksaan dan Penggantian Air Radiator

Pemeriksaan dan Penggantian Air RadiatorKembali bersama Otomotif, Masih seputar otomotif kali ini kita akan membahas mengenai Pemeriksaan dan Penggantian Air Radiator, kita coba merangkum beberapa informasi mengenai otomotif. semoga artikel yang disajikan kali ini bisa bermanfaat bagi sobat pecinta otomotif.

Judul : Pemeriksaan dan Penggantian Air Radiator
link : Pemeriksaan dan Penggantian Air Radiator

Baca juga


Pemeriksaan dan Penggantian Air Radiator


A. Pemeriksaan dan Penggantian Air Radiator


Pemeriksaan air radiator meliputi kontrol kapasitas dan mutu air . Pemeriksaan mutu air meliputi kontrol pada endapan karat atau kotoran di lebih kurang tutup radiator atau lubang pengisi radiator. Disamping itu air radiator termasuk tidak boleh memiliki kandungan minyak pelumas. Adapun kontrol mutu dan kapasitas air radiator dapat dijalankan sebagai selanjutnya :

1. Pemeriksaan kapasitas air radiator
Kapasitas air radiator dapat dicermati pada tangki cadangan (reservoir tank). Permukaan air radiator wajib berada satu diantara garis LOW dan FULL di dalam kondisi mesin dingin. Apabila kuantitas air kurang, periksa kebocoran dan tambahkan air sampai garis FULL.

2. Pemeriksaan dan penggantian mutu air radiator
Endapan karat atau kotoran di lebih kurang tutup radiator atau lubang pengisi radiator wajib sedikit. Apabila air radiator benar-benar kotor atau banyak memiliki kandungan karat (berwarna kuning) wajib dijalankan penggantian bersama cara sebagai selanjutnya :
a. Melepas tutup radiator. Pada kala membuka tutup radiator, mesin wajib di dalam kondisi dingin. Apabila tutup radiator dibuka di dalam kondisi panas, cairan dan uap yang bertekanan dapat menyembur keluar.
b. Mengeluarkan air radiator lewat lubang penguras bersama cara mengendorkan atau melewatkan baut penguras.
c. Menutup lubang penguras, kemudian isilah bersama air radiator bersifat ethylene glycol base yang baik dan campurlah cocok bersama panduan dari pabrik pembuatnya. Air radiator yang disarankan ialah yang memiliki kandungan ethylene glycol base lebih dari 50 prosen tapi tidak lebih dari 70 %). Air pendingin jenis alkohol tidak disarankan dan wajib dicampur bersama air sulingan. Sekarang air radiator (coolant) udah banyak dijual dipasaran di dalam kemasan, menggunakan air radiator berkualitas.
d. Memasang tutup radiator
e. Menghidupkan mesin dan periksa kebocoran
f. Memeriksa permukaan air pendingin dan tambahkan kecuali diperlukan.


B. Pemeriksaan dan Pengujian Sistem Pendingin.


Pemeriksaan dan pengujian di dalam sistem pendingin adalah kontrol kebocoran pada sistem pendingin. Untuk memeriksa kebocoran sistem pendingin dibutuhkan alat yang disebut “Radiator Cap Tester“. Alat selanjutnya disamping dipakai untuk memeriksa kebocoran pada sistem pendingin termasuk dapat digunakan untuk menentukan kondisi tutup radiator.
1. Pemeriksaan tutup radiator dapat dijalankan bersama cara sebagai selanjutnya :
a. Melepas tutup radiator, kemudian gunakan tutup radiator pada radiator cap tester (alat uji tutup radiator). Untuk menahan terjadinya bahaya panas, tidak diperkenankan membuka tutup radiator di dalam kondisi mesin masih panas, karena cairan dan uap bertekanan dapat menyembur keluar.

b. Memeriksa tutup radiator bersama alat uji tutup radiator. Lakukan pemompaan
dan ukurlah tekanan pembukaan katup vakum

Pemeriksaan dan Pengujian Sistem Pendingin.


Gambar : Pemeriksaan tutup radiator



Tekanan pembukaan standar :
0,75 – 1,05 kg/cm2 (10,7 – 14,9 psi)
Tekanan pembukaan minimum : 0,6 kg/cm2 (8,5 psi)
Untuk kontrol tutup raditor sebaiknya menggunakan pembacaan maksimum sebagai tekanan pembukaan. Apabila tekanan pembukaan kurang dari minimum, maka tutup radiator wajib diganti.

c. Pemeriksaan kebocoran sistem pendingin dapat dijalankan bersama cara sebagai
berikut :
1. Isilah radiator bersama air (coolant), kemudian pasanglah radiator cap tester
pada lubang pengisian sarana pendingin pada radiator seperti pada gambar di
bawah ini.

ekanan pembukaan standar


Gambar : Pemeriksaan kebocoran pada sistem pendingin



2. Pompalah radiator cap tester sampai tekanan 1,2 kg/cm2 (17,1 psi), dan
periksa bahwa tekanan tidak turun. Apabila tekanan turun bermakna ada
kebocoran pada komponen sistem pendingin. Oleh karena itu wajib dicek
kebocoran pada saluran pendingin. seperti radiator, dan pompa air. Apabila
tidak ditemukan kebocoran pada komponen tersebut, maka wajib dicek
blok dan kepala silinder.

JANGAN GUNAKAN COOLANT PADA RADIAOTR MOBIL BEKAS ATAU SEKEN

Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa untuk mobil bekas atau seken pengisian air radiator mobil tidak boleh menggunakan coolant? Padahal, bukankah cairan itu mempunyai berlebihan ketimbang air biasa?


coolant

Memang, radiator coolant mempunyai beragam manfaat. Tapi, disarankan cairan ini digunakan pada mobil baru saja. Untuk mobil bekas, ada baiknya laksanakan kontrol radiator terutama dahulu.

Apabila pemilik di awalnya rajin menggunakan coolant, maka tak wajib curiga untuk mengguankan cairan yang sama. Tapi andaikata tidak, jangan dilakukan.

Pasalnya, radiator yang menggunakan air menyebabkan jalan air di kepala silinder sampai blok mesin berkarat. Praktis, pemanfaatan coolant yang kebanyakan mempunyai senyawa kimia anti rust dapat menyebabkan semua karat rontok dan menimbulkan persoalan baru.

"Memakai coolant dapat menyebabkan karat-karat rontok, supaya dapat menyebabkan lubang antara jalan air bersama jalan oli," papar Yusuf Ali, mekanik Praju Motor. Akibatnya, kata Yusuf, air dan oli dapat tercampur pada mesin mobil.

Lebih lanjut, sinyal oli dan air bercampur pada mesin dapat nampak disaat memeriksadipstick oli. Saat diseka bersama lap bersih (berwarna putih) dapat nampak warna seperti kopi susu.

Bila kondisi ini terjadi, mobil bekas yang sedianya dibeli untuk menopang mobilitas justru menyebabkan kantung jebol. Sebab, Anda wajib merogoh kocek di dalam untuk laksanakan overhaul atau paling tidak kuras mesin.

Dalam persoalan ekstrim, persoalan ini menyebabkan pemilik kendaraan wajib dibebankan untuk mengganti kepala silinder. Jadi, cerdaslah di dalam membeli dan merawat mobil bekas!



Terima kasih telah membaca Pemeriksaan dan Penggantian Air Radiator

Demikian artikel Pemeriksaan dan Penggantian Air Radiator kali ini, semoga bisa memberikan inspirasi dan informasi terbaru bagi para pecinta otomotif, nantikan kembali postingan terbaru dari kami, salam.

Artikel kali ini Pemeriksaan dan Penggantian Air Radiator alamat link https://www.berita-otomotif.my.id/2022/01/pemeriksaan-dan-penggantian-air-radiator.html

0 comments:

Post a Comment